Sumber Air Susut, Warga Menilo Terdampak Kekeringan
Puncak musim kemarau yang masih berlangsung pada bulan September 2019 ini, menambah daftar wilayah terdampak kekeringan yang ada di di Kabupaten Tuban. Tepatnya di Desa Menilo, Kecamatan Soko.
Puncak musim kemarau yang masih berlangsung pada bulan September 2019 ini, menambah daftar wilayah terdampak kekeringan yang ada di di Kabupaten Tuban. Tepatnya di Desa Menilo, Kecamatan Soko.
Berdasarkan data dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, hingga saat ini sudah ada 16 desa dari 7 kecamatan di Kabupaten Tuban yang melaporkan mengalami kekeringan dan meminta bantuan droping air.
Setelah mendistribusikan bantuan air bersih di Kecamatan Semanding dan Kecamatan Grabagan yang terdampak kekeringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali mendistribusikan bantuan air bersih di wilayah Kecamatan Parengan, Rabu (28/8/2019).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Hari ini, Selasa (27/8/2019) mendistribusikan bantuan air bersih di tujuh titik wilayah Kabupaten Tuban yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Bergulirnya waktu menjelang akhir musim kemarau, dampak kekeringan terus meluas di sejumlah wilayah desa di Kecamatan Senori. Tercatat sekitar 4 desa, dengan total 2.620 Kepala Keluarga (KK) sudah terdampak dan melaporkan bencana kekeringan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban.
Fase kekeringan pada musim kemarau saat ini tengah mencapai tahap serius. Sejumlah wilayah kecamatan Kabupaten Tuban mulai terdampak, salah satunya ada di Desa Nguluhan, Kecamatan Montong.
Memasuki puncak musim kemarau yang terjadi pada bulan Agustus, menyebabkan beberapa desa di Kabupaten Tuban mengalami kekeringan. Berdasarkan data dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, saat ini sudah ada 16 desa, dari 5 kecamatan yang melaporkan kekeringan.
Puncak kemarau yang diperkirakan jatuh pada Agustus 2019 ini, mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupetan Tuban mengalami kekeringan. Salah satunya di Desa Dagangan, Kecamatan Parengan.
Per tanggal 26 Juli 2019, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban telah menerima dua desa krisis air bersih. Keduanya berada di Kecamatan Parengan yaitu Desa Sembung dan Pacing.
Gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan hiperhidrosis, kondisi di mana seseorang berkeringat secara berlebihan. Masalah keringat berlebih umumnya terjadi akibat perubahan gaya hidup, seperti mengonsumsi makanan cepat saji, minuman berkafein, obat-obatan, dan kondisi emosional seperti stres dan rasa khawatir.