Tiga Kecamatan Ini Warganya Dominasi Nikah Muda
Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Keluarga Berencana (Dispemdes dan KB) Kabupaten Tuban, mencatat tiga kecamatan ini paling banyak usia pertama menikah perempuan dibawah 20 tahun.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Keluarga Berencana (Dispemdes dan KB) Kabupaten Tuban, mencatat tiga kecamatan ini paling banyak usia pertama menikah perempuan dibawah 20 tahun.
Tampaknya tanggal cantik yang jatuh hari ini, Kamis (12/12/2019) tak begitu menarik minat masyarakat Tuban untuk melakukan hal yang sakral seperti, menikah.
Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban, mencatat selama 11 bulan telah menerima 28 kasus asal usul anak.
Hingga akhir bulan November 2019, Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban telah menerima 172 perkara dispensasi kawin.
Berdasarkan data dari US Census Bureau, perceraian umum terjadi ketika pernikahan menginjak usia tujuh tahun.
Selama bulan Januari hingga November tahun 2017, angka pernikahan dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, tercatat di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban mencapai 9.057 pasangan.
Selama tahun 2017, mulai dari bulan Januari sampai Juli, di Kabupaten Tuban terdapat 3 bulan yang memiliki angka pernikahan tertinggi.
Malem Songo atau malam ke-29 bulan Ramadan merupakan hari keramat bagi orang Jawa. Pada hari itu, kebanyakan orang memilih untuk menikahkan putra-putrinya.
Pernikahan yang terjadi di Kecamatan Soko pada usia di bawah 20 tahun rata-rata tiap tahun mencapai 22% (persen). Hal tersebut diklaim tidak sesuai dengan ketentuan program Generasi Berencana (GenRe).
Angka pernikahan di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban pada bulan Agustus 2016 mencapai pada angka minimalnya. Selama bulan tersebut hanya ada 15 pasangan yang melangsungkan momen sakral seumur hidup itu.