Reporter: Dahrul Mustaqim
bloktuban.com - Polresta Tuban bergerak cepat menyikapi munculnya rencana aksi demonstrasi ke Kantor DPC PKB dan DPRD Kabupaten Tuban. Melalui pendekatan persuasif, PS Kasatintelkam Polresta Tuban, AKP Nurul Hidayat, turun langsung menemui perwakilan warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Minggu (02/08/2026), guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Socorejo tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Kasatintelkam mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta emosi warga yang berkembang menyusul polemik di media sosial.
"Kami siap mendengar aspirasi warga Socorejo. Kami harapkan seluruh warga dapat menahan diri. Bilamana besok tetap aksi, kami mohon untuk tidak di luar batas. Sampaikan aspirasi dengan baik," pesan AKP Nurul Hidayat.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, kepolisian juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak mengambil langkah yang berpotensi memperkeruh suasana. Polisi menegaskan bahwa setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan mekanisme yang berlaku.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rencana aksi demonstrasi tersebut muncul setelah adanya komentar yang dinilai kurang pantas di media sosial oleh anggota DPRD Kabupaten Tuban, Fahmi Fikroni, terhadap Kepala Desa Socorejo usai demo penutupan pelabuhan semen (SIG). Adu argumentasi di ruang digital tersebut kemudian memicu reaksi warga Socorejo.
Untuk mencegah eskalasi konflik, jajaran Satintelkam Polresta Tuban tidak hanya berdialog dengan warga, tetapi juga melakukan komunikasi dengan Fahmi Fikroni. Langkah tersebut ditempuh sebagai bagian dari upaya mediasi agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, sementara aparat berupaya menjembatani komunikasi antarpihak agar situasi tetap terkendali.
Polresta Tuban berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi perbedaan pendapat, termasuk yang berkembang di media sosial. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dengan langkah dialogis tersebut, diharapkan rencana aksi demonstrasi dapat disikapi secara dewasa melalui komunikasi yang konstruktif, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tuban tetap terjaga.
Situasi di Desa Socorejo hingga pertemuan berakhir dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan serta membangun komunikasi dengan seluruh pihak guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tuban.
Sementara itu, sejak awal Kepala Desa Socorejo, Z. Arief Rahman Hakim, telah menahan diri dan warganya agar tidak bertindak gegabah hingga melakukan unjuk rasa.
Namun, apabila mayoritas warga berkehendak menyampaikan aspirasi langsung ke Kantor PKB dan DPRD, pihaknya tidak dapat menahan dan hanya berpesan agar warga bersikap baik serta tidak melanggar hukum.
"Terimakasih pak Kasatintelkam yang sudah hadir dan mendengar keluh kesah warga kami. Kami mohon jika besok jadi aksi, agar dikawal aspirasi warga Socorejo," harapnya.
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published