Reporter : Wiyono
blokTuban.com - Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban terus memperluas manfaat keberadaannya bagi masyarakat. Melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian pada masyarakat, perguruan tinggi di bawah naungan NU ini secara resmi meluncurkan dua lembaga baru.
Dua lembaga anyar itu adalah Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara serta Satuan Tugas (Satgas) PPPTG (Pencegahan Pembulian Dan Penanganan Kekerasan Seksual).
Dua lembaga baru tersebut melengkapi unit atau lembaga yang sudah ada sepert Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Unit Penerimaan Mahasiswa Baru (UPMB), Unit Pengembangan Bisnis (UPB), Unit Pengembangan Bahasa Asing (UPBA), Unit Student Center, Unit Graha Jurnal dan Unit Inietnational Office.
‘’Dua lembaga baru ini tidak hanya akan berkiprah di lingkungan kampus, namun bisa memberikan layanan pengabdian kepada masyarakat secara luas,’’ ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan IAINU Tuban, Jamal Ghofir, M.A, ‘’ Selasa (10/2/2026).
Jamal menyebut, IAINU Tuban sangat getol mengembangkan nilai-nilai moderasi beragama dan toleransi. Hal itu memang menjadi bagian dari perjuangan NU sebagai organisasi inklusif yang menjunjung tinggi toleransi. Rumah Moderasi Beragama dan Bela Negara, menurutnya akan membantu untuk menyebarluaskan semangat moderasi beragama dan bela negara.
‘’Terutama kita tumbuhkan semangat nasionalisme dan bela negara, karena itu masyarakat, pemerintah atau lembaga lain bisa mengajak lembaga ini untuk kolaborasi atau kerjasama dalam mencapai tujuan yang sama,’’ tambahnya.
Sementara Satuan Tugas Pencegahan Pembulian Dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPPTG) bergerak untuk memastikan tidak terjadi pembulian, perundungan, pelecehan maupun tindakan kekerasan seksual atau sejenisnya. Para pengurus di lembaga ini di antaranya ada psikolog. Lembaga ini bisa dimanfatkan bukan hanya oleh civitas akademika IAINU namun seluruh masyarakat.
‘’Misalnya untuk konsultasi, pendampingan atau lainnya. Bahkan, kalau sampai butuh pendampingan sampai jalur hukum kita juga punya Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum. Intinya sebagai institusi IAINU ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, agar keberadaan IAINU benar-benar bisa dirasakan dan dekat dengan masyarakat,’’ urai Jamal.
Sebagai langkah awal, Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara melakukan koordinasi bareng dengan Satgas PPPTG. Koordinasi perdana itu dipimpin Jamal Ghofir di ruang rapat IAINU Tuban pada Senin (9/2/2026).
Langkah kolaboratif ini, menurut Jamal, bertujuan untuk menciptakan ekosistem kampus yang tidak hanya menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan cinta tanah air, tetapi juga menjamin ruang aman bagi seluruh civitas akademika dari segala bentuk perundungan dan kekerasan. ‘’Kami percaya bahwa moderasi sejati dimulai dari rasa aman dan saling menghargai,’’ katanya.[ono]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published