Skip to main content

Category : GaleRia


Banjir Bumi Wali 2016

Jasa Angkut saat Banjir

Bencana banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Bumi Wali sebutan Tuban, tidak selamanya merugikan warga. Seperti banjir yang menggenangi ruas jalan desa yang berada di Kecamatan Parengan, membuat beberapa warga setempat mempunyai inisiatif menyediakan jasa angkut kendaraan dengan grobak, Selasa (9/2/2016). Dari pantauan blokTuban.com di lapangan, ruas jalan yang berada di Desa Brangkal, Kecamatan Parengan tergenang air hingga 40 sampai 50 centimeter. Disamping itu, arus air terlihat sangat deras, membuat sebagian warga yang ingin melintas berfikir dua kali, apabila tidak ingin hanyut terseret derasnya aliran banjir.

Warga Parangbatu Ungsikan Ternak di Hutan

Meluapnya Sungai Kening di Kecamatan Parengan yang melintasi beberapa desa, membuat para warga mengungsikan hewan ternaknya di dataran yang lebih tinggi.  

Hari Pers Nasional

RPS Gelar Donor Darah di Balai Wartawan

Peringati Hari Pers Nasional (HPN), Ronggolawe Press Solidarity (RPS) menggelar donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tuban.

Banjir Bumi Wali 2016

Warga Bantu Dorong Motor Mogok

Banyak para pengguna jalan, terutama kendaraan bermotor yang mogok, karena nekat melintasi jalan poros desa antara Brangkal dan Desa Sembung, Kecamatan Parengan menuju Kecamatan Senori, Selasa (9/2/2016). Hal ini dikarenakan, jalan yang tergenang air hingga 40 sampai 50 centimeter tersebut sepanjang hampir 300 meter. Warga setempat banyak yang membantu mendorong kendaraan mogok.

Bunga di Hutan yang Mulai Gundul

Saat melintas dari arah Kecamatan Semanding ke Grabagan, Kabupaten Tuban, akan tampak pohon-pohon di tepi jalan berbunga. Warnya merah menyala. Suasanya itu menjadi pendingin saat di kanan dan kiri jalan pohon baru akan tumbuh daunnya. Selain itu, telah banyak pohon jati yang telah dibabat habis.

Ibu-ibu Bertaruh Nyawa

Karena kendaraan angkutan umum yang terbatas, warga di sekitar Kecamatan Rengel, Grabagan dan sekitarnya, cukup familier dengan menumpang pikup untuk bepergian ke pasar yang ada di Kota Tuban. Tampak, dengan naik di atas pembatas dengan muatan berjubel, membuat mereka mempertaruhkan nyawa.

Monyet "Sejarah" di Pemandian Bhektiharjo

Dahulu kala, saat ke wana wisata Pemandian Bhektiharjo di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pengunjung akan banyak melihat kera bermain dekat dengan manusia. Tetapi, semakin hari jumlahnya bertambah sedikit dan belakangan ini bisa dihitung dengan jari. Tampak dua monyet tengah berada di dekat pintu masuk wisata air tersebut..

Khawatir Tumbang, Pohon Asam di Pinggir Jalan Ditebang

Pohon asam yang berada di sepanjang jalan perbatasan wilayah Desa Kebonharjo dan Desa Wangi, membuat khawatir pengguna jalan pada saat musim penghujan seperti ini. Sebab, sewaktu-waktu bisa tumbang dan membahayakan bagi pengguna jalan.

Penumpang Sepi, Becak Angkut Kambing

Sewajarnya becak digunakan untuk angkutan orang. Tapi berbeda apabila kita melihat penarik becak yang berada di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, tepatnya tukang becak yang berada di pasar sapi dan kambing di Desa Margomulyo. Saat pasar hewat tersebut tengah ramai, maka para tukang becak tidak lagi mengangkut penumpang orang melainkan kambing.