Produksi Ikan Asin alami Penyusutan sampai 50 Persen
Produksi ikan asin mengalami penyusutan sampai 50 persen lebih sejak musim penghujan. Kondisi ini, dialami perusahaan pengeringan ikan di kawasan desa pesisir yang ada di Kecamatan Palang.
Produksi ikan asin mengalami penyusutan sampai 50 persen lebih sejak musim penghujan. Kondisi ini, dialami perusahaan pengeringan ikan di kawasan desa pesisir yang ada di Kecamatan Palang.
Kondisi kolam renang yang ada di Wisata Laut Tuban (WLT), yang masih sekompleks dengan Terminal Kambang Putih, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, sangat memprihatinkan. Disamping kondisi kolam sangat kotor, juga banyaknya lumut berwarna hijau memenuhi dasar kolam. Selain itu, beberapa sisi bagian kolam juga tampak retak. Informasi yang diterima blokTuban.com, kolam ini tidak bisa diisi dengan air secara penuh karena bocor, dan beberapa kali terhempas ombak dari laut utara.
Wisata Laut Tuban (WLT) yang ada di belakang Terminal Kambang Putih Tuban, di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, terbengkalai sejak awal peresmian pada tahun 2005 silam. Saat ini, kondisi wisata yang dibangun dengan sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)Tuban penuh dengan semak belukar. Kondisi ini justru dimanfaatkan sebagian pasangan muda-mudi untuk memadu kasih. Pantauan blokTuban.com, ada belasan pasangan yang setidaknya ada di tempat ini. Mereka membayar tiket sebesar 5 ribu rupiah di loket pintu masuk. Tetapi, bukan untuk menikmati wahana permainan yang banyak rusak, tetapi untuk berpacaran dilibur panjang kali ini. Selama di dalam, mereka tampak mencari tempat sepi diantara rerimbunan semak ataupun di gazebo. Entah apa yang mereka lakukan, yang jelas kondisi ini cukup menjadi sorotan warga yang kebetulan ada di tempat tersebut.
Pencari kerang di garis pantai Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, menjadi pemandangan tersendiri diantara hiruk pikuk pengunjung wisata pantai. Pantai KuTe (kulone terminal), begitu biasa disebut warga memang menarik. Hamparan pantai membentang dengan deretan pohon cemara laut yang rindang. Selain itu, di pantai ini, banyak ditemukan pasir bercampur lumpur laut. Tempat inilah, yang konon menjadi habitat kerang. Hewan laut yang banyak diburu orang untuk dikonsumsi. Pantauan blokTuban.com, para pencari kerang berbaur menjadi satu diantara hiruk pikuk wisatawan. Bermodal cetok dan timba kecil, mereka hanya perlu sekali menggali lubang untuk mendapatkan kerang.
Omset pedagang ikan asap, atau ikan panggang, mencapai jutaan rupiah selama libur panjang Natal dan Tahun baru ini. Pedagang bahkan bisa meraup omset sampai Rp3 juta perhari. Sampai sekarang, pedagang dadakan ini bisa dilihat di sepanjang Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Re Martadinata dan sebagian Jalan Panglima Sudirman. Mereka menggunakan perlengkapan sederhana, seperti meja, payung, dan kursi untuk berjualan.
Saat anda melintasi jalan bersebelahan dengan hutan jati akan menjumpai ulat jati yang bergelantungan. Namun saat ini sudah sepekan lebih, artinya ulat akan bermetamorfosis menjadi kepompong. Kepompong atau masyarakat menyebutnya entung acap kali dijadikan olahan masakan bagi sebagian orang. Meski tidak sedikit yang merasa jijik. Foto di atas menunjukkan beberapa warga tengah mencari entung.
Wisata pantai, tampaknya masih menjadi magnet utama bagi warga yang ingin menghabiskan akhir pekan atau liburan Natal dan Tahun Baru. Di sepanjang Pantai Tuban, tampaknya penuh dengan kerumunan warga yang ingin berwisata. Beberapa titik yang menjadi favorit warga adalah Pantai Boom, Pantai di sepanjang Jalan Re Martadinata, di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Pantai Desa Sugihwaras, Desa Jenu, dan Desa Remen di Kecamatan Jenu, dan juga pantai Sowan Kecamatan Bancar.
Setelah pesta kembang api menandai pergantian dari tahun 2015 menuju tahun 2016, pada Jumat (1/1/2016) pukul 00.01 WIB, tiga jalan di sekitar alun-alun kota lumpuh, seperti Jl. Sunan Bonang, Jl.Kartini dan Jl.Veteran. Bahkan kendaraan tidak bisa gerak.
Jika di dalam kota, imbauan dari pihak kepolisian tentang larangan konvoi kendaraan knalpot brong diindahkan, hal berbeda terjadi di Kecamatan Montong. Para pemuda di kecamatan setempat tetap nekat menggelar konvoi sepeda motor meski dilarang. Tepatnya di Jalan Layuti, Desa Talun, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Kamis (31/12/2015). Konvoi yang dilakukan di Jalan Raya Layuti tersebut didominasi para pemuda, terdapat sekitar 100 pemuda lebih yang ikut serta dalam konvoi sehingga menyebabkan jalan macet.
Jika di dalam kota, imbauan dari pihak kepolisian tentang larangan konvoi kendaraan knalpot brong diindahkan, hal berbeda terjadi di Kecamatan Montong. Para pemuda di kecamatan setempat tetap nekat menggelar konvoi sepeda motor meski dilarang. Tepatnya di Jalan Layuti, Desa Talun, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Kamis (31/12/2015). Konvoi yang dilakukan di Jalan Raya Layuti tersebut didominasi para pemuda, terdapat sekitar 100 pemuda lebih yang ikut serta dalam konvoi sehingga menyebabkan jalan macet. Tidak hanya itu, banyak pemuda yang kendaraanya tidak sesuai standar, seperti tanpa spion, body motor tinggal rangka dan bahwa tanpa helm sebagai keselamatan.