Reporter: Mochamad Nur Rofiq
blokTuban.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tuban, Kamis (5/11/2026).
Penyerahan bantuan berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tuban, Jalan Letda Sucipto, Desa Mondokan, Kecamatan Tuban. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen BNI, pihak sekolah, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tuban, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Business Transaction & Consumer Manager, Ayu Silvia PP, menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program BNI Sahabat Sekolah Rakyat yang diarahkan untuk mendukung kegiatan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya menyasar kebutuhan sarana pendidikan, tetapi juga mencakup peningkatan literasi keuangan, digitalisasi, hingga pengelolaan lingkungan sekolah.
“Melalui program ini, kami ingin turut mendukung ekosistem pendidikan di Sekolah Rakyat, sehingga para siswa tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tetapi juga memiliki bekal literasi keuangan, kemampuan memanfaatkan teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan,” jelas Ayu.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tuban saat ini menaungi 291 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Jumlah tersebut terdiri dari 14 siswa jenjang SRD, 108 siswa SRMP, 109 siswa SRMA, serta 60 siswa pindahan dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Bojonegoro.
Kegiatan pendidikan di sekolah tersebut juga didukung oleh 116 guru dan tenaga kependidikan.
Dalam pelaksanaannya, program BNI Sahabat Sekolah Rakyat mencakup empat bidang kegiatan. Pertama, Cerdas Belajar, berupa penguatan literasi dan inklusi keuangan serta digital bagi siswa.
Kedua, Cerdas Mengelola Keuangan, melalui dukungan tabungan bagi siswa serta apresiasi tabungan bagi guru dan tenaga kependidikan untuk membangun kebiasaan menabung dan perencanaan keuangan sejak dini.
Ketiga, Cerdas Sekolah, yakni dukungan digitalisasi pengelolaan sekolah melalui penyediaan perangkat seperti kartu pintar (smart card), tali kartu identitas (lanyard), dan mesin absensi.
Sementara bidang keempat, Peduli Bersama, berfokus pada pengelolaan sampah sekolah. Kegiatannya meliputi penyediaan sarana pengolahan sampah organik, pelatihan, serta pendampingan pemanfaatan sampah menjadi pupuk.
Ayu menambahkan, dukungan terhadap Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kesempatan generasi muda untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.
Keberadaan Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Sosial dan pemerintah daerah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tuban, Vera Khairun Nisa, bersama jajaran sekolah turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut.
Vera menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BNI. Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus menunjang kebutuhan siswa dan tenaga kependidikan.
“Kami berharap dukungan ini bisa memberikan manfaat bagi sekolah, terutama dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, meningkatkan literasi siswa, serta membangun lingkungan sekolah yang lebih baik. Kolaborasi seperti ini tentu sangat berarti bagi keberlangsungan dan pengembangan Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Melalui dukungan berbagai pihak, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh pendidikan formal, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kemandirian, serta keterampilan bagi para siswa.[rof]