Dinas Upayakan Nelayan Cantrang Dapat Ganti Alat Tangkap
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban akan berupaya untuk mengganti alat tangkap nelayan jenis Cantrang.
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban akan berupaya untuk mengganti alat tangkap nelayan jenis Cantrang.
Akhir-akhir ini tangkapan ikan nelayan di wilayah Kecamatan Tambakboyo dan sekitarnya mengalami peningkatan. Meningkatnya hasil tangkapan tersebut terjadi karena cuaca maupun gelombang di laut utara Kabupaten Tuban baik dan tepat bagi para nelayan.
Pemerintah Kabupaten Tuban, melalui Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban menyebut, telah memfasilitasi pergantian alat tangkap terhadap nelayan jenis trawl.
Nelayan di Desa/Kecamatan Palang mengadu kepada Kapolres Tuban, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Fadly Samad. Mereka mengadu karena merasa tidak pernah mendapat Corporate Sosial Responsibilty (CSR) dari dua perusahaan minyak berskala besar, yang saluran pipanya melintasi daerah tersebut.
Kapolres Tuban Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fadly Samad memberikan imbauan keselamatan kerja bagi nelayan Kecamatan Palang, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palang, Rabu, 26 April 2017. <div dir="auto"> </div>
Nelayan Bulu di Kecamatan Bancar mendapatkan hasil yang kurang memuaskan. Sebab, tangkapan ikan yang didapat belakangan ini tidak banyak.
Pemerintah tengah memberikan enam bulan untuk pembinaan terhadap nelayan yang menggunakan cantrang dan trawl dalam penangkapan ikan. Ha itu dilakukan menyusul diberlakukannya Peraturan Menteri Nomor 2 tahun 2015, mengenai pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang dan trawl.
Setelah lama tak melaut akibat cuaca buruk, kini nelayan Bulu Kecamatan Bancar mulai kembali beraktivitas seperti sediakala.
Cuaca buruk angin kencang dan gelombang dimusim barat mulai membaik. Nelayan pun mulai melaut seperti biasanya. Hasil tangkapan ikan yang didapat nelayan mempengaruhi harga ikan yang sebelumnya sempat naik akibat lonjakan ikan di musim barat.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terkahir ini, membuat sejumlah nelayan harus mengurungkan niatnya untuk melaut. Gelombang tinggi beserta angin kencang masih terjadi di peraian laut Tuban hingga sekarang.