Jaga Keselamatan Para Pemudik, Polres Tuban Fasilitasi Kegiatan Balik Mudik Gratis
Setelah melaksanakan mudik hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, ratusan pemudik asal Kabupaten Tuban, saat ini harus kembali lagi ke daerahnya masing-masing.
Setelah melaksanakan mudik hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah, ratusan pemudik asal Kabupaten Tuban, saat ini harus kembali lagi ke daerahnya masing-masing.
Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, selalu disambut meriah oleh seluruh umat muslim diseluruh penjuru dunia. Pada momentum Lebaran, banyak tradisi yang sudah umum dilakukan oleh masyarakat, seperti halnya mudik ke kampung halaman, bersilaturahmi dengan tetangga dan kerabat, serta membagikan Tunjangan Hari Raya (THR).
Bertepatan dengan momentum Mudik Lebaran 2023 saat ini, kasus Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) kembali mengalami pelonjakan.
Saat mudik lebaran bagi sebagian orang menjadi hal yang menggemberikan. Namun tidak dapat dipungkiri terdapat suatu diskursus yang justru mudik menimbul stres.
Momen berkumpul bersama keluarga di Hari Raya Idul Fitri tentu menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap muslim.
Mudik lebaran di tengah kondisi cuaca yang tidak tidak menentu seperti musim pancaroba seperti ini penting untuk memperhatikan kesehatan.
Arus mudik Lebaran 2023, menjadi ladang untung bagi sejumlah masyarakat. Termasuk sopir atau pegemudi Mobil Penumpang Umum (MPU) di Kabupaten Tuban lantaran kebanjiran penumpang.
Cuaca terik yang melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Tuban bertepatan dengan musim mudik Lebaran 2023 akhir-akhir ini, banyak dikeluhkan oleh masyarakat luas.
Shalawat Munjiyat secara bahasa memiliki arti Shalawat Penyelamat. Shalawat ini sering diamalkan ketika melakukan perjalanan, salah satu contohnya ketika mudik lebaran.
Melakukan perjalanan jauh seperti mudik, harusnya tidak menghalangi seorang umat muslim untuk melaksanakan ibadah sholat wajib. Sholat bahkan bisa dilakukan di dalam kendaraan.