Kembangkan Pembenihan Jagung, DPKP Klaim Bisa Untungkan Petani
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Murtadji mengatakan Kabupaten Tuban telah sukses mengembangkan benih jagung hibrida berskala Nasional.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban, Murtadji mengatakan Kabupaten Tuban telah sukses mengembangkan benih jagung hibrida berskala Nasional.
Mengurangi beban petani jagung apabila mengalami gagal panen tahun ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban bersama Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) luncurkan Asuransi Usaha Tani Jagung (AUTJ) di Tuban.
Kedatangan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pemerintah Provinsi Jawa Timur Setiajit ke Dukuh Krajan, Desa Kedungjambe Kecamatan Singgahan disambut hangat.
Serangan hama ulat grayak yang merusak tanaman jagung milik petani di Kabupaten Tuban membuat Kementerian Pertanian (Kementan) turun tangan. Melalui Balai Besar Peramalan Organisme Penganggu Tumbuhan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan kementan mengajak petani melakukan gerakan pengendalian.
Maraknya hama ulat grayak yang menyerang tanaman para petani membuat prihatin. Tak terkecuali Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) pemerintah Provinsi Jawa Timur Setiajit.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban mencatat penyaluran Kartu Tani telah mencapai 70 persen. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan DPKP Kabupaten Tuban, Darmadin Noor.
Alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Tuban tahun 2020 dipangkas hingga sekitar 50 persen. Pemangkasan alokasi pupuk bersubsidi itu tertuang pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan RI) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi.
Sebagai produk lokal asli Kabupaten Tuban, varietas padi jenis Pendok rupanya tak banyak dapat kita jumpai di sejumlah wilayah. Hanya ada sedikit di antara tanaman mayor yang terbentang persawahan Bumi Wali. Salah satunya di area persawahan Losari, Desa Sokosari, Kecamatan Soko.
Hama ulat grayak tidak bisa dianggap sepela oleh petani di Kabupaten Tuban. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mencatat ada 1.787,2 hektar tanaman jagung terserang yang menyebar di tujuh kecamatan, Sabtu (11/1/2020).
Tanaman jagung milik petani yang ada di Desa Ngarum, Kecamatan Grabagan diserbu hama jenis ulat. Serangan hama ulat ini telah berlangsung sekitar 2 bulan, sejak awal musim tanam di wilayah setempat. Menurut keterangan sejumlah petani, hama ulat menyerang bagian daun serta manggar, atau kembang jagung yang merupakan bagain penting dalam perkembangan tanaman.