Reporter: Dahrul Mustaqim
blokTuban.com - Puluhan warga Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mendatangi Kantor DPRD Tuban, Senin (3/8/2026) pagi. Kedatangan mereka untuk menyampaikan keberatan atas komentar anggota DPRD Tuban, Fahmi Fikroni, yang dinilai telah menyudutkan warga dan Kepala Desa Socorejo di media sosial.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu berlangsung tertib. Warga diterima langsung Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, sebelum diarahkan menyampaikan aspirasi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Tuban.
Koordinator warga Socorejo, Nafiq, mengatakan kedatangan mereka bertujuan meminta DPRD menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Fahmi Fikroni melalui komentarnya di media sosial.
Namun, warga tidak dapat bertemu langsung dengan Fahmi Fikroni karena yang bersangkutan sedang berada di luar kota.
"Kami datang untuk menyampaikan keberatan atas komentar yang kami nilai mencederai nama baik warga Socorejo. Kami berharap DPRD dapat menindaklanjuti persoalan ini sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Nafiq.
Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, memastikan lembaganya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut.
"Kami akan meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan agar persoalan ini menjadi terang dan dapat diselesaikan sesuai aturan yang berlaku," kata Sugiantoro.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Tuban, Imam Sutiono, mengatakan pihaknya baru menerima laporan dari masyarakat sehingga belum dapat menyampaikan kemungkinan sanksi terhadap Fahmi Fikroni.
Menurutnya, BK DPRD masih memerlukan waktu untuk mempelajari materi laporan dan meminta keterangan dari pihak terkait.
"Kami meminta waktu dua hari untuk menindaklanjuti laporan ini. Setelah itu baru kami akan melakukan langkah-langkah sesuai kewenangan Badan Kehormatan," ujar Imam.
Berawal dari Komentar di Media Sosial
Aksi warga ini merupakan buntut dari komentar Fahmi Fikroni pada unggahan media sosial yang membahas aksi warga Socorejo dalam konflik di Terminal Khusus PT Semen Indonesia (SIG).
Dalam komentarnya, Fahmi menyebut telah menerima banyak laporan dari warga maupun perusahaan sekitar terkait dugaan intimidasi. Ia juga menyatakan sedang mengumpulkan data dan fakta serta akan berkoordinasi dengan pemerintah, perusahaan, dan aparat penegak hukum.
Pernyataan tersebut kemudian menuai reaksi dari sebagian warga Socorejo yang menilai komentar itu tidak berdasar dan mencoreng nama baik desa mereka.
Sebelumnya, situasi sempat memanas menyusul rencana aksi warga ke Kantor DPRD Tuban dan Kantor DPC PKB Tuban. Menjelang aksi tersebut, Kasat Intelkam Polresta Tuban bersama jajaran menemui warga Socorejo untuk mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas dan mengedepankan penyelesaian secara damai.
Hingga berita ini ditulis, Fahmi Fikroni belum memberikan tanggapan secara langsung kepada warga karena sedang berada di luar kota. blokTuban.com akan terus berupaya meminta konfirmasi dari yang bersangkutan sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.
Membuka blokir akun Bank JAGO salah password, Dapat dilakukan melalui WhatsApp +62821-7143-011, atau Tanya Jago di 1500-746, Anda juga bisa datang langsung ke kantor cabang terdekat atau coba opsi reset password di aplikasi (Jago) Mobile melalui halaman login.