Reporter: Mochamad Nur Rofiq
blokTuban.com - Jangan sampai niat ibadah kurban Anda tahun ini malah menjadi sedekah daging biasa gara-gara hewannya cacat atau tidak memenuhi syarat. Jelang Iduladha, antusiasme warga untuk berbagi memang terus meningkat. Namun, di tengah ramainya pasar hewan, masih banyak dari kita yang abai dengan detail kondisi fisik hewan yang diperbolehkan untuk kurban.
Bagi warga Nahdliyin yang berpedoman pada Mazhab Syafi'i, syarat kesehatan dan kesempurnaan fisik hewan hukumnya mutlak dan tertuang jelas dalam kitab-kitab fikih. Artikel ini akan membedah aturan tersebut dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga Anda bisa langsung mempraktikkannya saat memilih hewan di kandang nanti.
Menurut kitab fikih Kifayatul Akhyar, terdapat beberapa kriteria cacat pada hewan yang menyebabkan kurban menjadi tidak sah. Kriteria pertama adalah hewan yang buta atau sakit parah. Tanda-tanda sakit yang harus diwaspadai antara lain hewan yang terlihat sangat lesu, tidak mau makan, atau memiliki penyakit kulit menular yang parah.
Kriteria kedua berkaitan dengan kondisi fisik seperti pincang. Hewan yang kakinya pincang dan tidak mampu berjalan dengan normal bersama rombongan hewan lainnya dinilai tidak sah untuk dijadikan kurban. Selain itu, kondisi fisik yang terlalu kurus hingga sumsum tulangnya hilang atau jauh berkurang juga menyebabkan ibadah kurban tidak sah.
Kriteria ketiga yang sering kali luput dari perhatian pembeli adalah terpotongnya sebagian atau seluruh telinga maupun ekor hewan. Jika cacat tersebut merupakan bawaan lahir atau berkurangnya organ dalam jumlah yang signifikan, maka hewan tersebut tidak memenuhi syarat sebagai hewan kurban yang sempurna.Wallahualam Bissawab.
Ibadah kurban adalah bentuk ketakwaan terbaik, sehingga ketelitian adalah kuncinya. Sebelum Anda bertransaksi dengan peternak lokal di Tuban, pastikan untuk selalu memeriksa kondisi fisik hewan secara cermat dan mendetail. Yuk, bagikan artikel ini ke grup WhatsApp keluarga atau takmir masjid agar tidak ada lagi warga yang keliru saat memilih hewan kurban, Lur![rof]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published