Mahasiswa Penerima BEST Semen Indonesia Turun Gunung
Sebanyak 10 orang mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia, yang menerima Beasiswa Prasejahtera (BEST) dari Semen Indonesia turun gunung.
Sebanyak 10 orang mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia, yang menerima Beasiswa Prasejahtera (BEST) dari Semen Indonesia turun gunung.
Pemerintah Kabupaten Tuban pada tahun anggaran 2019 menganggarkan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp123 miliar. Itu artinya pagunya naik Rp6 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya menggelontorkan ADD sebesar Rp117 miliar.
Cindramata menjadi hal yang diburu untuk dijadikan oleh-oleh atau buah tangan saat berkunjung ke objek wisata. Untuk itu di hari libur seperti saat ini, omzet penjual cindramata di lokasi Wisata Makam Sunan Bonang meningkat dua kali lipat.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meraih penghargaan Industri Hijau level 5 (tertinggi) untuk yang kelima kali secara berturut-turut dari Kementerian Perindustrian.
Aliansi Karang Taruna Ring satu PT Semen Indonesia (SI) dijadwalkan kembali menggelar aksi unjuk rasa hari ini, Selasa (11/12/2018). Unjuk rasa kedua ini buntut dari aksi serupa yang digelar pada Rabu (5/12/2018) lalu.
Turun gunungnya KH Maksum Faqih, putra bungsu KH Abdullah Faqih almarhum, pengasuh pondok pesantren Langitan, Widang, Tuban itu cukup mengejutkan. Bukan lantaran kasusnya, namun nama besar pondok Langitan yang membuat publik seolah terhenyak dengan kehadiran pengasuh pesantren yang dulu dikenal sebagai pusat kegiatan Poros Langit tersebut.
ebagai tempat ibadah umat Islam, sudah selayaknya Masjid selalu menjadi prioritas sarana dakwah, Ukhuwah Islamiyah, serta mengupayakan kemuliaan Masjid sebagaimana fungsinya. Akan tetapi, keadaan demikian makin hari makin berkurang sebab eksistensinya dikalahkan oleh pola pikir modernisasi zaman.
Dwi Soetjipto telah memiliki program kerja meskipun baru saja dilantik menjadi kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Salah satunya meningkatkan produksi migas.
Sekadar diketahui, Holcim Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan kemudian tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1977. Sebesar 80,6 persen saham Holcim Indonesia dimiliki oleh Holderfin BV yang dimiliki oleh LafargeHolcim. Sisanya 19,4 persen dimiliki oleh pemegang saham publik.