Sunan Bejagung Lor atau Syeikh Abdullah Asyari merupakan wali Allah yang sangat berpengaruh bagi kehidupan Kusumawardhani, seorang putra dari Raja Majapahit keempat yaitu Hayam Wuruk.
Sekitar abad ke XV Masehi, sedang terjadi pembangunan sebuah masjid di kerajaan Demak Bintoro (Kabupaten demak). Yang dipelopori oleh Raden Patah dan Sembilan ulama’ jawa yang terkenal dengan sebutan Wali Songo. Pada saat itu, semua wali berkumpul untuk mengadakan rapat pembagian tugas, kecuali Sunan Ampel yang tidak hadir.
Kabupaten Tuban memang tepat bila mendapat sebutan Bumi Wali, sebab hampir di setiap pelosok Kecamatan di kabupaten Tuban ada peninggalan sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan kekasih Allah (Wali). Salah satu objek peninggalan sejarah perkembangan Islam di bumi wali, yang cukup pontensial adalah makam Wali Punjul. Makam terletak di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Sebuah peninggalan bersejarah yang perlu dilestarikan eksistensinya sehubungan dengan awal masuknya agama Islam ke tanah Jawa dengan Wali Songo-nya.<br />
Tambakboyo merupakan salah satu kecamatan yang wilayah geografisnya berada di garis pantai, atau tepat berada di Jalur Pantura Kabupaten Tuban. Siapa sangka di Kecamatan ini terdapat salah satu bangunan bersejarah yang menjadi syiar Wali Songo. Bangunan tersebut diberi nama 'Petilasan Wali Songo' tepatnya di Desa Gadon. Mungkin selama ini benar jika Kabupaten Tuban merupakan tempatnya para wali, dengan dibuktikan bangunan-bangunan bersejarah yang ada di sejumlah wilayah Tuban.
Pangeran Purboyo yang merupakan keturunan Sultan Pajang I Hadiwijoyo atau memiliki sebutan lain Jaka Tingkir masih saudara sekandung dengan Pangeran Kusumoyudho atau akrab disebut Kyai Abdul Jabar.
Kabupaten Tuban memang kaya akan sejarah tentang kewalian, bahkan sejarah tersebut hingga berada di desa-desa di ujung kabupaten, seperti yang ada di Desa Boncong Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban, terdapat makam Wali Allah Sayid Imron. Tak heran, dengan banyaknya peninggalan makam para wali yang ada di Tuban, membuat kabupaten yang memiliki banyak pohon siwalan ini dijuluki dengan Tuban Bumi Wali.
Siapa yang tidak pernah mengenal tempe? Olahan makanan berbahan dasar kedelai dengan harga terjangkau. Meski tergolong makanan murah dan sederhana, terdapat juga kandungan gizi cukup tinggi. Selain itu penikmat berasal dari beragam latar belakang.
Forum Indonesia Transparansi untuk Anggaran (Fitra), menyampaikan beberapa Rekomendasi tentang UU desa, terkait dengan anggaran Dana Desa (DD), yang nantinya diharapkan akan bisa dibawa saat Musyawarah perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten.
Menjamurnya karaoke ilegal di Kabupaten Tuban memang tidak bisa dipungkiri, meski razia kerap kali dilakukan untuk menertibkan tempat hiburan yang tak berizin tersebut, oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp) kabupaten Tuban, terkadang karaoke ilegal masih nekat melakukan operasi kembali.
Kabupaten Tuban atau lebih familier disebut Bumi Wali, selama ini cukup dikenal dengan wisata relegi. Paling dikenal adalah makam Sunan Bonang yang mempunyai nama lengkap Raden Maulana Makdum Ibrahim. Pengunjung yang datang juga bisa menikmati megahnya Masjid Agung Tuban yang terletak tepat di barat Alun-alun Kota. Tidak hanya itu, terdapat makam Sunan Bejagung, Mbah Jabar dan lokasi ziarah lain yang cukup menyebar di Tuban.