Jelang Konfercab XII, Pembina Fatayat NU Tuban Ingatkan Larangan Politik Uang

Reporter: Mukmin

TUBAN, blokTuban.com – Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tuban, Majelis Pembina PC Fatayat NU mengingatkan seluruh kader agar menjaga marwah organisasi dan menjalankan proses pemilihan sesuai aturan.

Konfercab yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad (25/10/2026) di Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIK NU) Tuban tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus evaluasi terhadap kinerja organisasi selama lima tahun terakhir.

Pembina PC Fatayat NU Kabupaten Tuban, Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan, Konfercab tidak semestinya hanya berorientasi pada pemilihan ketua baru. Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang itu juga harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan maupun yang belum terealisasi.

"Selaku pembina, kami berharap semua kegiatan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada di PD/PRT Fatayat NU. Konferensi jangan hanya dijadikan ajang pemilihan ketua umum saja, tetapi juga dijadikan ajang evaluasi kinerja selama lima tahun, apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum dilaksanakan," ujar Umi, Sabtu (24/10/2026).

Selain menekankan pentingnya evaluasi, Umi mengingatkan seluruh kader agar menghindari praktik politik uang atau risywah dalam proses pemilihan kepemimpinan.

Menurutnya, praktik tersebut bertentangan dengan nilai perjuangan dan pengabdian kepada NU. Fatayat NU merupakan organisasi keagamaan yang memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, bukan organisasi politik.

"Berpolitik uang di Fatayat tidak akan ada berkah dan maslahatnya. Jika ada, para pembina tidak akan rela karena selama ini kader Fatayat berusaha menjaga marwah dan terus berusaha menyebarkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yang melarang itu (risywah)," tegasnya.

Umi yang merupakan mantan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tuban dan kini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban tersebut berharap seluruh kandidat mampu menjaga persatuan dan nama baik organisasi selama proses Konfercab berlangsung.

Dua Kandidat Jadi Perhatian Kader

Menjelang pelaksanaan Konfercab XII, dinamika pergantian kepemimpinan di tubuh PC Fatayat NU Kabupaten Tuban mulai menghangat. Wahyuni Hidayati, yang saat ini menjabat sebagai Ketua PC Fatayat NU periode 2021–2026, disebut akan kembali mencalonkan diri.

Di sisi lain, muncul aspirasi dari sejumlah kader tingkat ranting dan anak cabang yang menginginkan pergantian kepemimpinan. Nama Wahidah Faizatin, atau yang akrab disapa Titin, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Montong, turut mengemuka sebagai kandidat.

Persaingan menjelang Konfercab tersebut menjadi perhatian sejumlah senior dan pembina organisasi. Mereka berharap perbedaan pilihan tidak berkembang menjadi konflik internal yang dapat mengganggu soliditas kader.

Sebagai salah satu badan otonom NU dengan basis kader perempuan muda, Fatayat NU memiliki peran strategis dalam pengembangan kapasitas perempuan, penguatan organisasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, Konfercab XII diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga melahirkan keputusan organisasi yang mampu memperkuat kaderisasi dan keberlanjutan program PC Fatayat NU Kabupaten Tuban.