Mode AI Google Pangkas Klik ke Situs Berita 12,5 Poin Persentase

Reporter: Edy Purnomo

blokTECHNO - Perkembangan fitur AI Mode dalam Google Penelusuran mulai menunjukkan dampak terhadap lalu lintas situs berita. Sebuah eksperimen lapangan terhadap 1.100 pengguna Google di Amerika Serikat menemukan bahwa penggunaan AI Mode menurunkan proporsi pengguna yang mengklik situs berita sebesar 12,5 poin persentase dibandingkan penggunaan Google Search secara konvensional.

Temuan tersebut berasal dari penelitian berjudul AI in Search Reduces Publisher Referrals Without Improving User Experience: Experimental Evidence yang dilakukan Stephanie T. Wang, Jeffrey Gleason, Yakov Bart, Christo Wilson, dan Danaé Metaxa. Penelitian dipublikasikan pada Agustus 2026.

Klik ke Situs Eksternal Ikut Menurun

Dalam eksperimen tersebut, peserta secara acak ditempatkan dalam beberapa kondisi pencarian. Salah satu kelompok diarahkan menggunakan AI Mode untuk hampir seluruh pencariannya selama periode eksperimen.

Hasilnya, proporsi pencarian yang menghasilkan klik ke situs eksternal turun 18,8 poin persentase dibandingkan Google Search biasa. Dampaknya juga terlihat secara khusus pada situs berita, dengan proporsi pengguna yang mengklik situs berita turun 12,5 poin persentase.

Penurunan tersebut menunjukkan perubahan penting dalam pola distribusi informasi melalui mesin pencari. Ketika jawaban atas pertanyaan pengguna disajikan langsung melalui antarmuka AI, pengguna memiliki lebih sedikit alasan untuk melanjutkan pencarian dengan membuka tautan berita di luar Google.

Traffic Referral Media Berpotensi Tertekan

Bagi perusahaan media yang selama ini mengandalkan mesin pencari sebagai salah satu sumber distribusi dan akuisisi pembaca, perubahan tersebut menjadi perhatian.

Penelitian itu tidak sekadar mengukur jumlah klik secara agregat. Para peneliti juga melihat perubahan perilaku pengguna terhadap sejumlah jenis situs. Selain situs berita, klik ke Reddit turun 21,2 poin persentase dan klik ke Wikipedia turun 9,9 poin persentase pada kelompok yang menggunakan AI Mode.

Namun, temuan tersebut perlu dibaca secara hati-hati. Penelitian dilakukan terhadap 1.100 pengguna Google di Amerika Serikat dan eksperimen berlangsung selama tujuh hari setelah periode pengamatan awal. Selain itu, peserta yang diteliti merupakan pengguna Chrome dan karakteristik sampelnya tidak sepenuhnya mewakili populasi pengguna internet secara umum.

Penelitian tersebut juga menguji kondisi ketika AI Mode menjadi pengalaman pencarian utama secara eksperimental. Karena itu, hasilnya tidak secara langsung menunjukkan seberapa besar penurunan traffic yang akan dialami seluruh situs berita jika pengguna secara sukarela memilih AI Mode dalam penggunaan sehari-hari.

Meski demikian, temuan ini memberikan bukti eksperimental bahwa ketika AI Mode digunakan sebagai antarmuka utama pencarian, klik menuju situs berita dan situs eksternal lainnya dapat berkurang secara signifikan.

Bagi industri media digital, perubahan tersebut memperkuat pentingnya membangun sumber audiens yang tidak hanya bergantung pada referral mesin pencari, termasuk melalui direct traffic, media sosial, komunitas, newsletter, video, dan berbagai kanal distribusi lainnya.